Thursday, January 05, 2012

Surat terbuka untuk Herti dan teman2 FB kami

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Assalamu’alaikum teman2 semua. Terpaksa saya menulis di blog ini. Alasan kenapa saya nekad menulis disini karena postingan Herti terakhir yang menurut saya sudah melampaui batas:

Herti Muttaqien

„Coba ya tolooongg bagi tante atau ceuceu yg sedang memperhatikan foto cupelmeno. Dilihat baik baik. Dia sedang pegang bb saya. Tepatnya sedang cek cek bb saya. Ha ha ha. Jd intinya adalah kalo fb beliau saya buka dan jwb inbox anda yg alay Bin Lebay serta Sksd itu. ITU ATAS SEPENGETAHUAN DIA. Sedangkan kalo fb saya. Dan semua gadget saya dia pegang dan buka bahkan beliau bls bbm semua sobat sobat karib saya, ITU TANPA SEPENGETAHUAN SAYA BU. Jadi harusnya ibu bisa membedakan siapa yg berilmu dan siapa yg tidak. Saya boro2 inbox SUAMI ibu. Ibu pun saya mah gak kenal. Mau ibu bilang bahwa ibu MENGENAL BAIK SUAMI saya kek, sealmamater kek, yg pasti ibu RESE. SHAME ON U IBU UNCHAN. NAH akhirnya saya ingat anda menamai diri anda dgn nama itu dalam msg panjang nan lebay itu. Dan anda NORAK sekali. Hahahahahha. Kalo anda bahagia dgn kehidupan anda. Lalu kenapa sibuk sama kehidupan saya? Harusnya anda ngaca dulu atuh tanteeee UNCHAN! SUSANTIO HINDAYATO STUPPPP,,,,ID!

Saya tidak pernah menghina Herti. Untuk yg tidak mengikuti cerita kami, semua berawal ketika Herti bermasalah dengan seorang kawan. Herti menulis masalahnya di salah satu foto dagangannya di FB:

Dari semua comment Herti kami para calon pembeli dan teman2 Herti tahu masalah mereka dan juga masalah rumah tangga Herti dan Diden. Saya merasa prihatin. Jadi saya menulis comment yang kira2 isinya seperti ini:

« maaf, lebih baik urusan pribadi jangan ditulis di public thread, karena byk org yg baca. Lebih baik menggunakan jalur pribadi »

Mungkin Herti tidak suka dengan saran saya. Dari situ Herti mengatakan bahwa saya seharusnya pun menggunakan jalur pribadi dan menuduh saya sok kenal dengan Diden (karena menurut pengakuan Herti, Diden mengaku tidak kenal dengan saya). Setelah memberi tanggapan negatif terhadap saran saya, Herti mengirim request friend di FB.

Karena Herti tidak ada di kontak saya, jadi saya mengirim pesan lewat inbox Diden. Begini bunyinya:

  • Assalamu'alaikum Kang Diden dan dik Herti,

    Kang Diden, punten... ini message utk kalian berdua. Uchan ga bisa kirim message ke Herti karena dia ga ada di kontak saya. Jadi punten, tolong dik Herti juga ikut baca.

    Ini mungkin message terakhir dari Uchan, kecuali feedbacknya possitive, Uchan ga mau terusin, karena buat Uchan ga ada gunanya. Uchan terpaksa kirim message ini karena posting Herti terakhir di public threadnya dia.

    Untuk dik Herti:
    Maaf, saya tidak bisa confirm permintaan friend di FB.
    Mainly karena saya membaca comment terakhir dari dik Herti yang negatif terhadap saya. Saya tidak menggunakan jalur pribadi karena dik Herti tidak ada di kontak saya.

    Kalau dik Herti tidak mau dikasih komentar di foto itu, fotonya jgn ditaro di foto dagangan. Terus terang, saya itu sebetulnya calon pembeli. Saya tidak tinggal di Indonesia, jadi sering jalan2 online di FB cari kerudung. Kebetulan dik Herti tag-in teh Keukeu di foto itu jadi foto dik Herti ada di news feed saya. Saya kaget begitu membaca comment difoto itu. Saya teruskan membaca karena biologi dan PMR3 disebut disana.

    Saya berinisiatif utk menulis comment difoto tersebut dgn maksud baik. Terus terang, Diana Karlina, teh Sofi dan saya tidak dirugikan atau diuntungkan dari kata2 yg dik Herti tulis. Semuanya hanya berefek kepada dik Herti. Tapi hari ini dik Herti menulis bahwa dik Herti tidak peduli org berpandangan apapun thd dik Herti. Jadi, mungkin seharusnya saya tidak usah kirim comment saya. Maaf...

    Kalau boleh saya beri masukan, belajar sabar saja tidak cukup. Kita harus bisa berpikir positif utk segala masalah yg datang. Apakah comment saya bernada negatif? Comment Diana Karlina dan juga chat antara Diana dan Sofi (utk kami calon pembeli) sama sekali tidak menjelekan dik Herti. Tapi sebaliknya....

    Untuk Kang Diden:
    Yakin ga kenal sama Uchan? Tolong jangan bikin Herti tambah panas, Kang. Kalau akang mau dik Herti menghargai teman2 PMR dan biologi akang, akang juga harus bisa menghargai teman2 dik Herti. Intinya toleransi dan respect dalam rumah tangga harus ada.

    Untuk dik Herti lagi:
    Kalau ingin lbh tahu siapa saya, bisa dilihat lewat account Kang Diden.

    Mohon maaf kalau ada kata2 yang tidak berkenan. Semoga Allah mendinginkan hati dan kepala kita.

    Uchan“

Apakah ada nada celaan terhadap Herti dan Diden disini? Apakah saya terdengar ingin menghancurkan rumah tangga mereka? Apakah saya ingin mencampuri urusan bisnis Herti? Apakah saya iri dan dengki terhadap Herti?

Jawaban dari Diden datang agak lama, karena tidak ada yang membaca inbox dia waktu itu. Tanggal 7 desember, saya mendapat balasannya. Tapi balasannya agak aneh, karena buat saya nggak nyambung dgn inbox saya di atas. Diden pun menulis bahwa saya tidak pantas berbicara apalagi memberi masukan seperti itu.

Kemudian inilah jawaban saya:

  • Maaf, Uchan yakin ini bukan kang Diden yang tulis. Terus terang, saya tidak ada prasangka apa2 sama Herti. Baca kembali pesan saya di atas, apakah ada kata2 negatif buat dia (bandingkan dengan apa yg sudah dia tulis untuk saya di Facebook dia... padahal dia tidak kenal saya!). Yang ada malah saya dipihak dia, menghimbau agar Kang Diden lebih menghargai teman2 Herti, karena Herti sendiri yang menulis masalah pribadi kalian di Facebook.

    Kalau yang menulis messsage ini memang Kang Diden, Uchan sangat tidak suka dengan gaya tulisan akang yang seperti ini.
    Sangat tidak seperti orang yang berilmu. Bukan Kang Diden yang saya kenal.

    Saya senang kedamaian. Hidup saya alhamdulillah bahagia. Punya suami yang sangat mengerti saya, punya teman yang menyayangi saya, anak2 yg lucu dan pintar, rejeki yang lebih dari cukup dan ilmu yang bermanfaat.
    Saya tidak punya alasan untuk dengki. Malah saya ingin berbagi kebahagiaan dengan org banyak. Saya senang berteman dan mendamaikan org yang bermusuhan. Kalau berteman dengan kalian berdua justru banyak mudharatnya, lebih baik saya tinggalkan. Saya sudah berniat dan berusaha sebaik mungkin, tapi feedbacknya negatif terus. Lebih baik saya mundur saja.... Bukan saya mau memutuskan tali silarurahmi, tapi hanya mau menjaga hal2 yang tidak penting seperti ini.

    Saya bersyukur kalau Kang Diden sayang dan cinta sama Herti. Sudah selayaknya ANDA begitu. Dia istri Kang Diden. Kang Diden sudah bersumpah dihadapan Allah. Teruskanlah begitu. Saya tahu Teh Sofi dan Diana pun tidak ada yang mau menghancurkan rumah tangga kalian.

    Kalau yang menulis ini bukan Kang Diden, SHAME ON YOU!”

Perhatikan, saya sama sekali tidak mengatakan bahwa HERTI atau ORANG UNPAD tidak berilmu. Saya mengatakan begitu kepada siapapun yang menulis balasan inbox saya atas nama Diden. Mengaku sebagai Diden, padahal bukan Diden. Siapapun dia…. Juga pernyataan “SHAME ON YOU” saya tujukan kepada siapapun yang semena2 menggunakan account seseorang untuk tujuan pribadinya. Sekalipun account suami/istri kita.

Dan inilah jawaban dari Herti di inbox Diden:

  • SHAME ON YOU! saya herti yang menulis ini dan itu karena DISURUH oleh suami saya. ck..ck..ck.... pantes saja suami saya banyak larang saya untuk berteman dengan beberapa kawannya. ternyata semuanya memang bertopeng kemunafikan. dadaaaaaaahhhhhh hahahhahahah Allah sebaik baik pelindung dan Allah sebaik baik penilai. sekali saya bilang semua kata2 tadi berasal dari diden muttaqien yang awalnya malah tidak mengakui kenal dengan anda. kasihan yah anda repot amat ama urusan aku????? hihihihihi dadaaaah kata suamiku kamu bukan teman baik untukku wew.... ciaaannnnn ihk. beraninya msg suami orang. berani ngomong ma gw langsung bu shame!!!!! norak luh!
  • kalo gak penting ngapain lo bales???? ngaca bu yang memalukan itu ya tingkah anda itu. dasar memalukan!!!!!!!! emang gak punya malu ya lo bu!!!!!
  • lo sama aja ama si diana hihihiihihih sereeeeeeeeeeeeeeemmmmm weeeeeeeeeeeeeeewwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww

Jawaban saya:

  • Alhamdulillah, akhirnya saya tahu benar siapa anda:D

Herti:

  • yupp benerrrrrr! alhamdulillah gw gak temenan ma lo.
  • hahahhahahahha kasihan stress yah bu di negeri orang?

Saya:

:)

Herti:

  • Alhamdulillah..... sekarang saya makin menyadari kenapa suami saya begitu over protective kepada saya, dia selalu bilang ingin melindungi saya, dari orang2 seperti kalian ini rupanya. subhanallah. semoga kalian semua diberikan hidayah oleh Allah Swt.

Saya:

  • Alhamdulillah....

Herti:

  • kalo lo emang bener2 tau diden harusnya lo bisa bedain ketikan gw dan ketikan diden. dan pendapat lo tadi gak sepenuhnya betul, karena tadi ketikannya sempat diketik juga ama suami gw. wew ahk sok tauuuuuuu kami malah sekarang sedang senyum2, bisa bisanya facebook membuat orang salah kaprah, pantesan saja suamiku pengen aku deactivated facebook. hihihihihih banyak orang gila dan norak berkedok kayak si ibu ini hihihihihihihih
  • udah yah suami ku bilang anda harus di blocked

Saya:

  • silakan Description: :D

Sejak saat itu saya TIDAK PERNAH mengirim inbox pada Diden dan menulis apapun tentang masalah ini, apalagi menghina Herti. Kira2 2 minggu kemudian, saya baru sadar kalau ternyata option SUBSCRIPTION saya menyala. Artinya, walaupun wall dan profile saya hanya bisa dilihat teman2 di kontak saya, outsider bisa baca wall saya dengan menjadi SUBSCRIBER saya. Ternyata Herti adalah salah satu yg ingin mendapat update status dari saya. Saya tidak ingin dimata-matai, walaupun saya tidak pernah menjelek2an Herti di wall saya. Dari sini saya agak waspada… Ternyata benar saja, setelah saya off kan SUBSCRIPTION saya (Herti tdk bisa membuka wall saya), account Diden kembali terbuka (saya di unblock lagi). Artinya : seseorang berusaha memata2i saya lewat account Diden.

Sejak itu saya berinisiatif utk melihat wall Herti dan mencopy paste semua FITNAH, TUDUHAN dan makian dia di wallnya. Seperti :

---------------------------------------------------------

Herti Muttaqien

lucu bgt kejadian barusan, bener2 lucu, facebook betul2 bisa membuat orang salah kaprah, dan salah faham atau bahkan sok tahu! hihihihi pantes aja suamiku bilang GAK KENAL ama org itu, udah panjang msg nya, provokatif pula bahasanya, tapi ketika di smash, esmosi diaaaa hahahha, pantes tadi suamiku pengen aku yang balas msg panjang dari "yang katanya sinchan atau siapa ya tadi namanya?" kalo suamiku blg gak kenal, masa aku harus gak percaya? ck..ck.. suamiku suamiku lucu2 ihk temennya tapi kebanyakan udah pada tua menclok di jendela yah? jadinya sibuk ama urusan orang lain dan kebahagiaan orang lain? — at My Balcony {fav spot}

Herti Muttaqien
tadi malam ada yang "menantangku" dengan bilang "shame on you" padahal harusnya tu tante2 ngaca, harusnya dia bilang itu pada dirinya sendiri, kenal aja kagak, ketemu aja kagak pernah, bahkan berkomunikasi pun aku tak pernah dengannya, dia yang pertama "mengomentari" tanpa tedeng aling2, dia juga yang kebakaran jenggot?!!?? shame on you ladies!!!!

Lagi berfikir buat 12.12.1976 hmm...hanya mereka yang benar2 tau kami dahulu, dan kami sekarang yg tau bagaimana aku dan nya. Tapi kenapa bnyk org sok tau? cuman dilandasi pernah sekolah brg dia? Kuliah brg dia? Unik nya dia, anehnya dia cuman Allah Swt, aku, razan dan nazar yang tau. Lalu kenapa mereka sok tahu? Hmm... Tanya kenapa!? Dan dia selalu tau apa yang aku lakukan. So... Siapapun yg berusaha menjelek2kan aku padanya silahkan gigit jari atau jempol anda. Karena dia tidak akan pernah percaya kalian. Dia percaya aku, karena dia tau baik buruknya aku, dia cinta aku, dia sayang aku, dia tergila gila padaku lalu kenapa kalian jadi "gila"...

Mobile Uploads

Lagi berfikir buat 12.12.1976 hmm...hanya mereka yang benar2 tau kami dahulu, dan kami sekarang yg tau bagaimana aku dan nya. Tapi kenapa bnyk org sok tau? cuman dilandasi pernah sekolah brg dia? Kuliah brg dia? Unik nya dia, anehnya dia cuman Allah Swt, aku, razan dan nazar yang tau. Lalu kenapa mereka sok tahu? Hmm... Tanya kenapa!? Dan dia selalu tau apa yang aku lakukan. So... Siapapun yg berusaha menjelek2kan aku padanya silahkan gigit jari atau jempol anda. Karena dia tidak akan pernah percaya kalian. Dia percaya aku, karena dia tau baik buruknya aku, dia cinta aku, dia sayang aku, dia tergila gila padaku lalu kenapa kalian jadi "gila" dan repot? Coba tanya diri anda. Seberapa tau anda tentang kami? Huh. Cuman liat di fb? Norak bgt pemikiran itu. Segeralah hapus. Tau gak kenapa dia selalu percaya aku? Karena aku selalu jujur. Hmm..jujur aja aku kan msh belajar jadi org baik dan sholeh. Yg aku baru bisa ya JUJUR ini. Semoga kejujuranku membawaku ke arah yang lebih baik lagi. Karena aku ingin jadi isteri sholeha buat dia. Eh kamu, kalian mau juga? Emang bisa? Jujur aja kamu mah belum bisa hahahahahah. Poor u ladies!!!!!

by: Herti Muttaqien

Herti Muttaqien

usia tante2 itu 37 tahunan sepertinya, saya 28 tahun. wajar kan kalo saya bilang bu shinchan itu tante? cuman mau bilang aja "tante, kenapa sich repot amat ama urusan dan bisnis dan pertemanan saya bahkan urusan pribadi saya?" tante kan gak kenal saya, mau kenal saya? datang kemari ya tante, karena kan di fb dan dimanapun kita gak temenan, apa boleh buat karena ANDA teman suami saya makanya saya agak ladenin anda. biar anda puass, FB gak bisa jadi tolak ukur kredibilitas seseorang tanteeee....shinchan!? jadi tolak ukur citra diri mungkin bisa. — at My Balcony {fav spot}

·

Santi Utami Dewi orang yang belum bisa membedakan dunia maya dan dunia nyata. hehehe

Ira Elisa Awaasss..... ada singa dibangunin hehehehhe......

Herti Muttaqien hahahahhahahha... santiiiiii, aneh gak ngerti aku sama org2 seperti itu, seperti berilmu tapi banyak mencarii pembenaran. *_^

Herti Muttaqien bukan kebenaran yang mereka cari.... kepintaran mereka, digunakan untuk membenarkan perkataan dan perbuatan mereka.

Herti Muttaqien teh iraaaaaaaa hihihihihihi tau aja tetehkuuuuu aneh, kita jujur salah terima, kita blak blak kan tersinggung, malah kalimat2 lugas dan jujur kita diartikan kalimat orang yang tidak berilmu cenah hahahhaha HIDUP UNPAD, U. N. P . A. D.!

Herti Muttaqien untung kita kuliah di UNPAD ya teh..... jadi tidak terdoktrin, tercuci otak ahahahahhahahahahahhaha bungkusss kandellllll, jadi pengen nonton shinchan sambil makan pepes gajah!!!!! hahahahhahah

Ira Elisa Heheheh..... teu nanaon nya sekali2 mengeluarkan statement ketidaksukaan kita thdp sesuatu selama statement itu msh dlm batas2 kewajaran. Hidup mmg tdk selalu berjln mulus. Mood pun tdk selalu selamanya baik. Toh, kita manusia biasa yg bisa senang tp jg bisa marah.... Yg penting marahnya kita msh dlm koridor yg wajar *naha pagi2 jd kuliah kehidupan nya?? heheh* Klo boleh nyinggung sedikit, eta si tante panginten rada sirik ka neng Herti nu katawisna sok happy wae, sedangkan dia dlm kondisi tdk happy, dan mungkin kondisi hormon yg kurang baik.... (biasa wanitaaa)

Herti Muttaqien betullll banget tetehku.... begitu pula yang a diden bilang, persis sama seperti kalimat teteh. hanya itu alasan rasional kenapa kok banyak tante tante rese cap gajah yang "noroweco", oya bahasa noroweco aku dapatkan dari tante terdahulu loch hahahhahahaha, si ayah teh geuning fans nya tante2 nya huahhahahahahahhahahah

Ira Elisa Hahhahahah..... hati2 gitu sama suami klo gitu.... bisi aya tante anu berbuat nekaddd..... ;)

Herti Muttaqien hahhahahahah sampe ada yang terus2san weh nga msg inbox, didenn,, kang didennn damangggg??? masih di aceh???? ku suami di cuekeun teh kalahka menjadi jadi nulis di wall suami , belum dibelakang kami yah? heuehuheuehuehuehue lucu yah tante2 zaman sekarang.... hihihihihi btw kalo di darat sampe ada yang titip salam loch ama aku buat suamiku, dan aku cuman tersenyum soalnya apa boleh buat dia konsumen langganan toko suami dan toko aku hahahhahahahah

Herti Muttaqien tapi teh tenang ajah, fans suami dan fans aku banyakan fans aku da beneran, tanya aja ama dek wind Windy Sii Chuinzz.... dan yang pasti fans aku mah belum pada menikah, dan bukan oumw oumw atau kakek2 hahahahahhahah, yang pasti babeh dan bunda esok insya Allah kemari mau PELUK aku.

Herti Muttaqien

Perbincangan pagi tadi sama cupelmen.. Sangat lucu. Beliau blg... Kebanyakan orang menjadikan facebook sebagai bagian dari dunianya jadi banyak yg salah kaprah dan salah faham juga salah arti sampai akhirnya jatuhnya ke virus dengki LAGI? apa atuh namanya orang yang SUSAH liat orang lain senang dan SENANG liat orang lain SUSAH? Kalo bukan d.e.n.g.k.i? --kok jd pgn liat film shinchan?--

Herti Muttaqien

selalu gak pernah bosen buat semua sobats2ku, beneran pengalaman pribadi banget, kalau ada sikap orang lain yang menghunjam hati kita, maka kita ucapkan ALHAMDULILLAH, insya Allah rezeki dari ALLAH SWT langsung ngaburudul... pagi ini kejadian lagi, ada org gak kenal maki2 di jalur pribadi, sedangkan di jalur ghaza eh di jalur facebook WAW KATA2NYA BAIK BANGET. jauuuhhhh lbh tua dari saya dan suami. alhamdulillah sayah mah da gak kenal ama dia?? namanya aja lupa shinchan apa uncal??

Ummu Fathiya Tetehku sayoooong.......biasanya orang yang maki2/marah2 itu niatnya rendahin orang yg dia marahi,tapi justru pada hakikatnya dia merendahkan dirinya sendiri.kenapa?karena dia tak mampu mengendalikan emosi.yg dimarahi?justru dia bisa jadi lebih mulia dari yang memarahi.kenapa?karena dia mampu bersabar,menahan amarah dan memaafkan orang yang memarahinya.So....pilih ikutan merendahkan diri apa pilih jadi yang mulia?balik lagi ke diri sendiri......

Herti Muttaqien Teh cheni. Benerrrrr bangetssss kadang gak ngerti juga ya teh... Lain di mulut lain di hati... Hati hati ama org2 tinggi hati seperti itu biasanya SUSAH menerima bahwa org lain lebih cantik dan digemari karena pribadi yg tak ditutup tutupi alias tidak memakai topeng "kebaikan" untuk ego dengkinya itu sendiri...

Herti Muttaqien Ummu sayang..... Justru teteh kejebak lg. Teteh bales makiannya dgn lebih lebay hegehe. Tapi keburu di ingatin suami. Blocked aja kata suamiku fb orang2 aneh srperti itu. Gak ada manfaatnya juga bergaul dgn teman yg buruk dan banyak mendatangkan mudharatnya bagi kita. Apalagi da saya mah dari awal ge gak kenal. Hehehehe jadi SAYA TIDAK MEMUTUSKAN SILATURAHMI da belum pernah ada silaturahmi diantara kami.

Herti Muttaqien

bb saya ganti ya... dari 3108859A MENJADI 23403835. ok ya... invite saya saja ya... kalo mau bicara langsung ke saya gak usah lewat JALUR PRIBADI ke suami saya, toh anda kan sama sama perempuan, AKAN lebih etis dan SOPAN jika anda meng hubungi saya langsung daripada via suami saya, karena suami saya pasti akan menyuruh saya yang mengetiknya, nanti anda kesinggung lagi, gimana atuh da suami saya mah selalu pengen buat saya nyaman, jadi siapapun yang mendeskriditkan saya dengan cara apapun padanya, da dia pasti cuek dan ignoring U. — at {2nd floor} Rumah Kami Istana Kami.

dia pasti akan suruh ANDA bicara lgsng ke saya. kalo anda memang mengenal BAIK suami saya, harusnya ANDA tau itu. simpati dan empati terhadap suami saya boleh boleh saja, mau ngajakin suami saya mengenang MASA MASA LALU NYA dengan kalian juga silahkan saja, kalau suami saya nya MAU, kalo dia cuek, dan lempeng bahkan TIDAK MAU MEMBALAS ATAU ME RESPONS kalian, lalu kenapa kalian jadi BT ma aku? hihihihi shame on you ladies.... (_no hard feeling_)

8 December 2011 at 20:51 · Like

Herti Muttaqien

15 December 2011

Lebih focus sama org2 yg dan sayang sama aku aja ah, daripada segelintir org gak penting yg berdenting denting gak karuan krn hanya melihat aku dari jauh aja, beraninya hanya via jejaring sosial, media elektronik, eh diajakin ketemu gak berani, pas ketemu gak sengaja pucat pasi klamas klemes, dan yg lucunya beraninya keroyokan, ane kagak takut euy! Ayo maju satu2,bu, tante, ceuceu?

· · Share

Herti Muttaqien ‎(notabene KALIAN cemua kan lebih TUA Dari ane, ente ente bah..l) buat lo lo pade yg ngerasa, kalo lo ngaku orang berilmu cap belalai, lo mikir dikit nape? Masa org berilmu repot amat ngurusin urusan bisnis gw? Kenal aja kagak gw ma lo. Apa boleh bwt lo katanya kenal baik ma laki gw, tapi laki gw nya kenal lo baik ga tante? Shame on u ladies! .ȇȇ◦°˚ ˚°◦ :p

15 December 2011 at 02:13 ·

Herti Muttaqien

15 December 2011

Masa org berilmu repot amat ngurusin urusan bisnis gw?urusan rumah tangga gw?Kenal aja kagak gw ma lo. Apa boleh bwt lo katanya kenal baik ma laki gw, tapi laki gw nya kenal lo baik ga tante? Shame on u ladies! .ȇȇ◦°˚ ˚°◦ :p ngaca atuh euy! Who do u think u are?!

Herti Muttaqien
Mau tau kan aku dmn? Disini, juragan! Sorry td ga jwb di jalur pribadi, soalnya jalur pribadi sering bnyk disalahgunakan oleh orang2 pinpin bo, pintar pintar bodo! Jalur pribadi gak banyak SAKSI bu! Ceu! Pak! Oumw! Bung! .ȇȇ◦°˚ ˚°◦ :p — with Diden Muttaqien and Prie Tea at arol kupi wi fi.

Like · · 26 December 2011 at 11:26 via BlackBerry ·

Herti Muttaqien

cupelmeno.... hayooooo kebiasaan sukanya ngintip doang wew ahk... kalo kasih comment jangan pake account ade atuh keliatan onceuuu nya ayah ntar "pengagum2 mu semakin minus menilai aku dan semakin hot mengagumimu loch ayah loen.... mereka kan kebanyakan segelintir tante yg beraninya keroyokan nyindir2 tanpa berani bilang langsung ke saya... ya sudah terpaksa saya ikutin maunya mereka pasindir sindir lutung... mereka jiga lutung kasarung... heboh ama bungkusssss, yuk mang dibungkussss aja satenya cap belalai hahhahahahaha *+^

28 December 2011 at 18:13 ·

Herti Muttaqien

30 December 2011

Suka risih liat yg s.k.s.d apalagi s.k.s.d nya ama suami orang, malu atuh ceu, tanteu ama bungkus kalian... ˆˆ¡¡¡ ˆ katanya bahagia dgn suaminya, kok caper2 geto seh ma suami orang bu? Malu bu sama اَللّهُ

Herti Muttaqien

Joyous اَلْحَمْدُلِلّهِ I u cupelmeno. Temen2 kamu lucu2 ya ˆˆ¡¡¡ ˆ satu rese, yg setipe juga jd ikutan rese. Tipe nya ya geto dech.. Ehm.. U know lah, topeng nya ketebelan bu! ˆˆ¡¡¡ ˆ

Herti Muttaqien Teuingggg bukan sayah ituh mah. Orang berilmu tinggi sdang membajak bb kekasihnya yg cantik.sholeh.baik hati dan JAUHHHH LEBIH MUDA. hahahahha gak kayak tante2 yg. SERING S.K.S.D SAMA DIA DI JALUR PRIBADINYA. udah mah ibu ibu dan tante tante eta teh karolot. Tidak cantik. Dan yg pazti rese ma isteri pujaannya mereka itu. Xiixixixixix. U know lah say! Rese abissss. Mangga we abdi mah da dari dulu juga gak punya privacy. Hehehehehhe Alhamdulillah kalo di fb mah keliatannya teh aku yg dominan. Padahal mahhhhh wuahahahahah silahkan datang saja kemari. Jgn cuma ngintipin di fb. Kasiannn yah penggemar2 dia? Salah kaprahnya lebay bgt.

Herti Muttaqien

Coba ya tolooongg bagi tante atau ceuceu yg sedang memperhatikan foto cupelmeno. Dilihat baik baik. Dia sedang pegang bb saya. Tepatnya sedang cek cek bb saya. Ha ha ha. Jd intinya adalah kalo fb beliau saya buka dan jwb inbox anda yg alay Bin Lebay serta Sksd itu. ITU ATAS SEPENGETAHUAN DIA. Sedangkan kalo fb saya. Dan semua gadget saya dia pegang dan buka bahkan beliau bls bbm semua sobat sobat karib saya, ITU TANPA SEPENGETAHUAN SAYA BU. Jadi harusnya ibu bisa membedakan siapa yg berilmu dan siapa yg tidak. Saya boro2 inbox SUAMI ibu. Ibu pun saya mah gak kenal. Mau ibu bilang bahwa ibu MENGENAL BAIK SUAMI saya kek, sealmamater kek, yg pasti ibu RESE. SHAME ON U IBU UNCHAN. NAH akhirnya saya ingat anda menamai diri anda dgn nama itu dalam msg panjang nan lebay itu. Dan anda NORAK sekali. Hahahahahha. Kalo anda bahagia dgn kehidupan anda. Lalu kenapa sibuk sama kehidupan saya? Harusnya anda ngaca dulu atuh tanteeee UNCHAN! SUSANTIO HINDAYATO STUPPPP,,,,ID!

Untuk teman2 dekat Herti, mohon diberi nasihat dan pengertian agar Herti berhenti menyindir saya dan menghina saya. Wall FB saya sekarang saya buka utk umum, sehingga teman2 bisa melihat bahwa wall saya BERSIH dari semua TUDUHAN dan FITNAHAN Herti. Saya tidak pernah memanipulasi isi wall saya. Kalau Herti tidak menyebut nama lengkap saya dan menghina nama keluarga suami saya, saya insya Allah tidak akan menulis aib ini di blog saya. Demi Allah, saya hanya mengirim 2 inbox panjang dan menjawab inbox herti dengan alhamdulillah 3x. Tidak lebih.

Sekedar informasi: Diden adalah adik binaan saya di PMR semasa SMA dulu. Ketika di ITB, saya menjadi asisten praktikumnya selama 2 tahun. Mustahil kalau Diden tidak mengenal saya.

Herti dan Diden, saya tidak bermaksud ikut campur urusan keluarga kalian.


4 Comments:

pelangi said...

Semoga berakhir dengan baik. Kita sudah berusaha untuk tetap mengutamakan kebaikan bersama. amiin.
ini blog ku tentang mereka.

http://ngingetin.wordpress.com/2011/10/31/removed/

pelangi said...
This comment has been removed by the author.
pelangi said...

ada ratusan teman yang menjadi saksi bahwa teh uchan dan diden berteman. kecuali kalo diden bilang tidak kenal juga dengan ratusan teman tersebut :)

enci said...

Saatnya anak itu dikasih cermin emang teh. Statement terakhirnya bahkan ga pantas seandainya dia atau suaminya ga kenal orang yang dihinanya. Kalau tidak punya hal baik untuk diucapkan, diam sajalah, kenapa harus menghina-hina orang yang ga dikenal